Matriks persetujuan membantu klinik menentukan siapa yang boleh menyetujui keputusan operasional tertentu. Tujuannya bukan menambah birokrasi, tetapi menghindari keputusan penting yang dibuat tanpa owner yang jelas.

Daftar jenis keputusan
Mulai dari keputusan yang memang membutuhkan kontrol, misalnya perubahan SOP, akses sistem, pembelian aset tertentu, perubahan vendor, atau pengecualian prosedur.
Tentukan level kewenangan
| Jenis keputusan | Pemrakarsa | Penyetuju | Catatan |
|---|---|---|---|
| Perubahan SOP | Owner proses | Manajemen sesuai struktur | Simpan versi |
| Akses khusus | Atasan/peran terkait | Owner akses | Catat periode |
Jangan mengarang kewenangan
Matriks harus mengikuti struktur organisasi nyata. Bila kewenangan belum ditetapkan, tandai sebagai gap manajemen, bukan menetapkan nama atau jabatan secara asumsi.
Hubungkan dengan SOP klinik gigi dan manajemen risiko.
FAQ
Apakah semua keputusan perlu approval?
Tidak. Fokus pada keputusan yang memang membutuhkan kontrol atau dampaknya material.
Bagaimana jika penyetuju tidak tersedia?
Tetapkan jalur delegasi atau eskalasi dalam kebijakan internal.
Kesimpulan
Matriks persetujuan membuat kewenangan lebih jelas dan keputusan lebih mudah ditelusuri.
